Penemuan, Persoalan, dan Penyelesaian Matematika Terbadai

27 Jun

Yang dapat saya temukan konsep matematika, persoalan matematika atau penyelesaianmatematika pada zaman kuno yang sekarang masih dipakai yaitu:

Penemuan

1 Aristoteles Mengenalkan logika sebagai sebuah ilmu yang kemudian disebut logico science.
2 Brahmagupta Aturan-aturan penambahan dan pengurangan yang menyertakan bilangan nol.
Ø Nol ditambah dengan bilangan negative hasilnya bilangan negative
Ø Bilangan positif ditambah nol hasilnya positif
Ø Nol dikurangi bilangan negative hasilnya positif
Ø Nol dikurangi bilangan positif hasilnya negative
Ø Nol ditambah nol hasilnya tetap nol
3 Rene Descartes Sistem koordinat cartesius
Posisi garis bilangan dimana setiap titik bisa ditempatkan dengan 1 pasangan terurut (x,y).
Selain itu Rene Descartes juga menemukan:
Ø Sistem tentang menggunakan huruf pertama dari abjad untuk menunjukkan atau mewakili yang dikenal, dan huruf terakhir untuk menunjukkan atau mewakili yang tidak dikenal.
Contoh: Persamaan kuadrat
Menulis huruf a, b, c mewakili nilai-nilai yang dikenal (koefisien-koefisien)
x mewakili solusi yang tidak dikenal dari persamaan.
Ø Memperkenalkan metode untuk menulis kuasa-kuasa bahwa supaya kita menjadi terbiasa dengannya.
Contoh: Jika ingin menulis 4x4x4, dapat ditulis dengan 4
4 Blaise Pascal Segitiga Pascal
1
1 1
1 2 1
1 3 3 1
1 4 6 4 1
1 5 10 10 5 1
5 Abraham De Moivre Teorema De Moivre yaitu
(cos x + i sin x) = cos (nx) + i sin (nx)
6 Leonhard Euler Menemukan istilah fungsi untuk memberikan ungkapan matematis yang melibatkan berbagai parameter misalnya y = F(x)
7 Phytagoras Pythagoras menemukan bahwa:
Ø Bilangan sempurna adalah bilangan yang apabila factor-faktornya dijumlahkan maka hasilnya sama dengan bilangan itu sendiri. Contoh, bilangan 6 faktor-faktornya adalah 1, 2, dan 3 yang apabila dijumlahkan hasilnya akan sama dengan 6.
Ø Panjang sisi miring pada segitiga siku-siku menurut teorema Pythagoras ditentukan oleh perhitungan akar dari penjumlahan hasil kuadrat dari kedua sisi yang lain.

Yang dapat saya temukan konsep matematika, persoalan matematika atau penyelesaian matematika pada zaman kuno yang sekarang tidak dipakai yaitu:

Ø Pada zaman Mesir
Luas sebuah lingkaran dipandang sama dengan kuadrat 8/9 kali garis tengah, dan isi darisilinder siku-siku sama dengan produk dari luas kali jarak tingginya.
Berikut uraian singkatnya:
Luas lingkaran = (8/9 x d)
d = 2r, sehingga:
Luas lingkaran = (8/9 x d)
= 64/81 x 4r
= 3,16 r

Orang-orang Mesir Kuno, telah menemukan nilai yaitu 3,16.
Pada zaman sekarang, kita ketahui bahwa nilai yaitu 3,14.

Ø Pada tahun 830
Mahavira (India) mempertegas hasil-hasil Brahmagupta dan menyatakan bahwa “sebuahbilangan dibagi oleh nol adalah tetap”. Sedangkan pada zaman sekarang “sebuah bilangan dibagioleh nol adalah tak berhingga.”

Ø Pada geometri
Pada zaman Euclides, menurutnya lingkaran ialah suatu bangun datar. Jadi lingkaran itumempunyai keliling. Sedangkan definisi sekarang lingkaran ialah himpunan titik-titik yang berjarak sama dari suatu titik tertentu. Jadi lingkaran ialah suatu garis lengkung.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: